Pengertian DNA
Apa sich yang dimaksud DNA ???
DNA (Deoxyribo nucleic acid) adalah materi genetik dari golongan asam nukleat yang ditemukan pada kromosom sel organisme prokariotik, eukariotik, dan virus. Senyawa organik ini berperan sebagai pembawa informasi pada proses sintesis protein dari replikasi (penggandaan) DNA. Kini penelitian tentang DNA telah diterapkan secara luas di berbagai bidang seperti kedokteran, biologi, dan pertanian.
Meskipun komposisi kimianya telah ditemukan sejak 1869, peranan DNA dalam pewarisan sifat genetik organisme baru diketahui tahun 1943. Pada tahun1953, ahli enetika dan biofisika dari Amerika Serikat James Watson (1928) dan ahli biofisika dari Inggris Francis Crick (1916) berhasilkan merumuskan struktur molekul DNA yang berbentuk ganda berpilin (double-helix). Berkat penemuan tersebut, Watson dan Crick (bersama dengan Maurice Wilkins) menerima hadiah nobel di bidang Fisiologi atau kedokteran pada tahun 1962.
Struktur DNA
Molekul DNA berbentuk polimer yang terdiri dari beberapa unit nukleotida masing-masing nukleotida terbagi menjadi tiga sub unit, yaitu gugusan asam fosfat, gugusan gula deoksiribosa (gula pentanosa yang kehilangan satu atom oksigen), dan gugusan basa nitrogen. Basa nitrogen penyusun DNA terdiri dari basa purin yang berupa adenin (A) dan guanin (G) serta basa pirimidin yang berupa sitosin (S) dan timin (T). Apabila unit-unit nukleotida membentuk suatu rangkaian, maka struktur tersebut dikenal sebagai polinukleuotida. Basa nitrogen dari satu utas polinukleotida akan berpasangan dengan basa nitrogen dari utas yang lain melalui ikatan hidrogen. Basa A selalu berpasangan dengan basa T, sedang basa G selalu berpasangan dengan basa S. Urutan-urutan basa dan panjang DNA berbeda pada masing-masing spesies.
Sumber : LKS kresna dan Ensiklopedia Umum untuk Pelajar 2005





0 komentar:
Posting Komentar